Entri Populer

Kamis, 06 Maret 2014

fitofarmaka



Fitofarmaka di Indonesia
Fitofarmaka adalah sediaan obat bahan alam yang telah dibuktikan keamanan dan khasiatnya secara ilmiah dengan uji praklinik dan uji klinik, bahan baku dan produk jadinya telah di standarisasi.
Uji klinik yang dilakukan meliputi :
1. Uji toksisitas
2. Uji eksperimental pada hewan
3. Uji klinik fitofarmaka pada manusia dengan tahapan :
a. Pada manusia sehat
b. Pada manusia dengan penyakit terkait
Fitofarmaka di Indonesia:
1. Nodiar (POM FF 031 500 361)
Komposisi:
Attapulgite 300 mg
Psidii Folium ekstrak 50 mg
Curcumae domesticae Rhizoma ekstrak 7,5 mg
2. Rheumaneer (POM FF 032 300 351)
Komposisi:
Curcumae domesticae Rhizoma 95 mg
Zingiberis Rhizoma ekstrak 85 mg
Curcumae Rhizoma ekstrak 120 mg
Panduratae Rhizoma ekstrak 75 mg
Retrofracti Fructus ekstrak 125 mg
3. Stimuno (POM FF 041 300 411, POM FF 041 600 421)
Komposisi:
Phyllanthi Herba ekstrak 50 mg
4. Tensigard Agromed ( POM FF 031 300 031, POM FF 031 300 041)
Komposisi:
Apii Herba ekstrak 95 mg
5. X-Gra (POM FF 031 300 011, POM FF 031 300 021)
Komposisi:
Ganoderma lucidum 150 mg
Eurycomae Radix 50 mg
Panacis ginseng Radix 30 mg
Retrofracti Fructus 2,5 mg
Royal jelly 5 mg.
OHT dan Tanaman unggulan
17 jenis obat tanaman yang masuk kategori obat terstandar, yaitu diabmeneer, diapet, kiranti (obat datang bulan), fitogaster, fitolac, lelap dan lain sebagainya.
Sedangkan sembilan jenis tanaman obat yang siap menjadi fitofarmaka, yaitu cabe jawa sebagai androgenik, temulawak untuk antihiperfipedemia, Daun Jambu Biji, sebagai obat anti demam berdarah, buah mengkudu dan daun salam sebagai anti diabet, jati belanda untuk anti hiperfidemia, jahe merah sebagai anti neoplasma, serta rimpang kunyit untuk anti hiperfidemia.
Sementara 18 belas jenis tanaman obat unggulan lainnya yang siap menjadi fitofarmaka dan OHT yaitu brotowali (antimalaria antidiabetic), kuwalot (antimalaria), akar kucing (anti asam urat), sambiloto (antimalaria), johar (perlindungan hati), biji papaya (kesuburan), daging biji bagore (antimalaria), daun paliasa (perlindungan hati), makuto dewo (perlindungan hati), daun kepel (asam urat), akar senggugu (sesak napas), seledri (batu ginjal), Gandarusa (KB lelaki), daun johar (anti malaria), mengkudu (dermatitis), mengkudu rimpang jahe (anti TBC), umbi lapis kucai (anti hipertensi), jati belanda & jambu biji (pelangsing).

Jamu, Obat Herbal Terstandar (OHT), dan Fitofarmaka
Kesadaran akan pentingnya “back to nature” memang sering hadir dalam produk yang  kita gunakan sehari-hari. Saat ini contohnya kita bisa melihat banyak masyarakat yang kembali ke pengobatan herbal. Banyak ramuan-ramuan obat tradisional yang secara turun-temurun digunakan oleh masyarakat untuk pengobatan. Sebagian dari mereka beranggapan bahwa pengobatan herbal tidak memiliki efek samping.
Anggapan itu tidaklah benar. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi diantaranya yaitu zat aktif pada bagian tanaman berbeda-beda, misalnya saja Mahkota dewa, yang dijadikan obat adalah daging buahnya, namun jika biji kulit ikut tercampur bisa mengakibatkan pusing, mual, dan muntah. Selain itu waktu penggunaan misalnya Cabe jawa, bisa memperkuat rahim ibu hamil di awal-awal kehamilan, tapi kalau diminum di trisemester terakhir akan mempersulit proses kelahiran. Dan masih banyak lagi seperti kadar air, serta kadar jamur pada simplisia (bahan alam yang digunakan sebagai obat, tetapi belum mengalami pengolahan apapun kecuali pengeringan).
Penggolongan obat  herbal di Indonesia ada 3 jenis yaitu;
A.    Jamu
Jamu adalah obat tradisional yang disediakan secara tradisional, misalnya dalam bentuk serbuk seduhan atau cairan yang berisi seluruh bahan tanaman yang menjadi penyusun jamu tersebut serta digunakan secara tradisional. Pada umumnya, jenis ini dibuat dengan mengacu pada resep peninggalan leluhur yang disusun dari berbagai tanaman obat yang jumlahnya cukup banyak, berkisar antara 5 – 10 macam bahkan lebih. 
Golongan ini tidak memerlukan pembuktian ilmiah sampai dengan klinis, tetapi cukup dengan bukti empiris. Jamu yang telah digunakan secara turun-menurun selama berpuluh-puluh tahun bahkan mungkin ratusan tahun, telah membuktikan keamanan dan manfaat secara langsung untuk tujuan kesehatan tertentu.
Kriteria jamu antara lain adalah sebagai berikut:
  • Aman
  • Klaim khasiat dibuktikan secara empiris
  • Memenuhi persyaratan mutu.
Jumlah produk jamu di Indonesia mencapai ribuan, salah satunya adalah ProRhoid. Produk jamu ini memiliki kandungan yang hampir sama dengan Nodiar dan Diapet, yaitu mengandung Curcuma domestica rhizome (rimpang kunyit) sebanyak 750 mg. Selain itu, bahan-bahan yang terkandung dalam ProRhoid adalah Grapthophyllum pictum folium (daun ungu) 750 mg, dan Centella asiatica herb (pegagan) 1000 mg. Karena jumlahnya paling banyak, kemungkinan kandungan utamanya adalah Centella asiatica (pegagan). ProRhoid memiliki khasiat untuk meringankan wasir.
Simbol Jamu dan Contoh Produk Jamu di Pasaran

B.     Obat Herbal Terstandar
Adalah obat tradisional yang disajikan dari ekstrak atau penyarian bahan alam yang dapat berupa tanaman obat, binatang, maupun mineral. Untuk melaksanakan proses ini membutuhkan peralatan yang lebih kompleks dan berharga mahal, ditambah dengan tenaga kerja yang mendukung dengan pengetahuan maupun ketrampilan pembuatan ekstrak. 
Selain proses produksi dengan teknologi maju, jenis ini pada umumnya telah ditunjang dengan pembuktian ilmiah berupa penelitian-penelitian pre-klinik seperti standart kandungan bahan berkhasiat, standart pembuatan ekstrak tanaman obat, standart pembuatan obat tradisional yang higienis, dan uji toksisitas akut maupun kronis.
Kriteria Obat Herbal Terstandar antara lain
o    Aman
o    Klaim khasiat dibuktikan secara ilmiah atau pra-klinik
o    Bahan baku yang digunakan telah mengalami standarisasi
o    Memenuhi persyaratan mutu

Hingga saat ini, baru 38 obat herbal terstandar (OHT) yang sudah bisa diresepkan oleh dokter khusus yang memiliki kompetensi. Dari 38 OHT tersebut, 6 diantaranya sudah fitofarmaka (lulus uji klinis pada manusia) yang bisa disetarakan pemanfaatannya dengan obat kimia moderen. Menurut dr Abidinsyah, 38 jenis OHT tersebut sudah bisa masuk ke layanan kesehatan karena sudah lulus uji pra klinik dan uji klinik, tapi tentunya dengan melihat kondisi pasien. Dokter harus bisa membedakan mana kondisi kritis, urgent, preventif dan promotif. 

Selain 38 OHT tersebut, saat ini juga sedang dikembangkan 4 jenis obat tradisional yang tengah disaintifikasi dan diteliti di 60 puskesmas, yaitu obat untuk anti hipertensi (tekanan darah tinggi), anti kolesterolemia (kolesterol tinggi), anti hiperlipidemia (kadar lemak tubuh tinggi), anti hiperdiabetik (kadar gula darah tinggi). Di Indonesia sendiri, telah beredar 17 produk OHT, seperti : diapet®, lelap®, kiranti®, dll.

Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhdddnXMFtwI6ad8DTPk3R5xMwSgY1zqKNRmJCvCSiTBq5q5h3mCCkwT781avJeTUx3ckcLu64hvUOn96AHocU4CZvPyUgwrEb6JWieEl74FN5sfGasVA8m60YcoUhnoq1QD_R_yLZytTA/s400/pizap.com13518431550881.jpg
Simbol Obat Herbal Terstandar dan Produknya diIndonesia
C.    Fitofarmaka
Merupakan bentuk obat tradisional dari bahan alam yang dapat disejajarkan dengan obat modern karena proses pembuatannya yang telah tersandar, ditunjang dengan bukti ilmiah sampai uji klinik pada manusia. Dengan uji klinik akan lebih menyakinkan para profesi medis untuk menggunakan obat herbal di sarana pelayanan kesehatan. Masyarakat juga bisa didorong untuk menggunakan obat herbal karena manfaatnya jelas dengan pembuktian secara ilmiah.
Syarat fitofarmaka yang lain adalah:
  • Klaim khasiat dibuktikan secara klinik
  • Menggunakan bahan baku terstandar
  • Memenuhi persyaratan mutu
Fitofarmaka adalah obat tradisional dari bahan alam yang dapat disetarakan dengan obat modern karena :
  •  Proses pembuatannya yang telah terstandar,
  • Ditunjang bukti ilmiah s/d uji klinik pada manusia yang memenuhi syarat
  •  ilmiah
  • Protokol uji yang telah disetujui,
  • Dilakukan oleh pelaksana yang kompeten,
  • Memenuhi prinsip etika,
  • Tempat pelaksanaan uji memenuhi syarat. 
Saat ini di Indonesia baru terdapat 6 fitofarmaka yaitu;
1. Nodiar® Kimia Farma, fitofarmaka diare
2. X-Gra ® Phapros, fitofarmaka lemah syahwat
3. Stimuno ® Dexa Medica, fitofarmaka modulator imun 
4. Tensigard ® Phapros, fitofarmaka hipertensi
5. Rheumaneer ® Nyonya Meneer, fitofarmaka rematik
6. Diabmeneer ® Nyonya Meneer, fitofarmaka diabetes 

Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi7-jAVaRmwzneJZ_wFy7pq85dbZflCyr_-yzjAhZ5ZL4jT47HGiemVLC4EhUe6KkEP8ngxjRkIZ-djLuaZ_vCArPWUOS201zUI246qvkS-pekVPqj7k5e7UfI81TOLbpYDfRDNA4TXaJM/s400/pizap.com13518387751821.jpg
Simbol Fitofarmaka dan  Produk Fitofarmaka di Indonesia


b.    Pada manusia dengan penyakit terkait
B.   Jenis Fitofarmaka
1.      Nodiar (POM FF 031 500 361)
Tradisional Psidii Folium Ekstrak dan Ekstrak Curcuma domestica Rhizoma digunakan untuk menyembuhkan diare. Folium Ekstrak Psidii dikenal memiliki efek farmakodinamik yang bekerja di otot polos usus sementara yang terkandung tannin meliputi mukosa usus terutama pada usus oleh penyerapan toksin dan protein curah hujan. Curcuma domestica Rhizoma bekerja dengan efek sebagai anti spasmolytical daya oleh non kompetitif antagonis pada reseptor asetilkolin. Komposisi diperkuat dengan Attapulgite. Attapulgite melindungi usus dan menyerap toksin bakteri dan juga meningkatkan konsistensi tinja oleh penyerapan cairan di lumen intestinals.

Komposisi:
       Attapulgite (bahan kimia, obat untuk diare), 300 mg
       Psidii folium ekstrak (daun jambu biji), 50 mg
       Curcumae domesticae rhizoma ekstrak (kunyit),  7.5 mg
Indikasi (Khasiat) :
Diare yang tidak spesifik, Ekstrak Folium Psidii dikenal memiliki efek farmakodinamik yang bekerja di otot polos usus. Attapulgite melindungi usus dan menyerap racun bakteri dan juga meningkatkan konsistensi feses dengan penyerapan cairan di lumen intestinals. Curcuma domestica Rhizoma bekerja dengan efek sebagai anti spasmolytical non kompetitif antagonis pada reseptor asetilkolin.
2.      X-Gra (POM FF 031 300 011, POM FF 031 300 021)
Komposisi:
         Ganoderma lucidum (jamur ganoderma), 150 mg
         Eurycomae radix (akar pasak bumi), 50 mg
         Panacis ginseng radix (akar ginseng), 30 mg
         Retrofracti fructus (buah cabe jawa), 2.5 mg
         Royal jelly 5 mg
Indikasi (Khasiat):  Meningkatkan stamina dan kesegaran tubuh, membantu   meningkatkan stamina pria, membantu mengatasi disfungsi ereksi dan juga ejakulasi dini.
Kontra Indikasi :
Hipersensitif terhadap bahan yang dikandung dalam X-gra, kanker prostat, hipertensi berat dan gagal ginjal.
3.      Stimuno (POM FF 041 300 411, POM FF 041 600 421)
STIMUNO® adalah imunomodulator dari herbal alami membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Stimuno terdaftar sebagai FITOFARMAKA , dibuat dari ekstrak tanaman Phyllanthus niruri (meniran) yang terstandarisasi dan telah melalui berbagai uji pra-klinik dan klinik. Sebagai imunomodulator (pengatur sistem imun), Stimuno membantu merangsang tubuh memproduksi lebih banyak antibodi dan mengaktifkan sistem kekebalan tubuh agar daya tahan tubuh bekerja optimal.
Komposisi :
Tiap 5 ml Stimuno Sirup mengandung ekstrak Phyllanthus niruri 25mg.
Tiap kapsul Stimuno mengandung Phyllanthus niruri 50 mg
Indikasi:
Membantu memperbaiki dan meningkatkan daya tahan tubuh



4.      Tensigard Agromed  (POM FF 031 300 031, POM FF 031 300 041)
Komposisi:
·           Apii Herba ekstrak (seledri), 95 mg
·           Orthosiphon folium ekstrak (daun kumis kucing), 28mg
Indikasi:
Menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik
obat ini gabungan dari komposisi daun kumis kucing dan daun seledri, disini yang berperan sebagai agen penurun tekanan darah tinggi adalah extrak daun seledri, sedangkan untuk daun kumis kucing (Orthosiphon Folium) lebih ke infeksi ginjal, saluran kemih, dll.
5.      Rheumaneer (POM FF 032 300 351)
Komposisi:
·           Curcumae domesticae rhizoma (temulawak), 95 mg
·           Zingiberis rhizoma ekstrak (kunyit), 85 mg
·           Curcumae rhizoma ekstrak, (temulawak) 120 mg
·           Panduratae rhizoma ekstrak, (temu kunci) 75 mg
·           Retrofracti fructus ekstrak, (buah cabe jawa), 125 mg
Indikasi:
Membantu mengurangi  nyeri persendian.

Possesive



Kembali Memulai....
Derita lama terulang kembali
Saat kau kembali memulai lagi
Mungkin memang aku tak pantas untukmu
Cintamu bukanlah untukku

Biarlah semua ini terjadi
Walau harus menderita hatiku
Kau yang kucinta dulu
Memaksaku mencintaimu lagi

Bumi tak mungkin akan seperti dulu
Ketika bunga-bunga tengah mulai layu
Tak mungkin hati kita akan memadu
Menjalin cinta seindah lalu

Possesive...,
Sadar.....
Aku bukan pencinta yang baik
Aku terlalu gampang untuk cemburu
Aku selalu membuat segalanya berantakan
Dan selalu memulai pertengkaran....
Namun......
Aku tidak pernah mendua
Aku mencintaimu dengan sepenuh hati
Aku menyayangimu dengan jiwa nurani
Dan aku telah berusaha memberimu segalanya....

Bayangan...



Dilema Besar
Aku takkan menyalahkan siapa-siapa
Dan aku takkan menuntut siapa yang salah
Inilah jalan hidup kita
Yang ditakdirkan tidak untuk bersama

Kuakui kita penuh dengan perbedaan
Tak pernah ada hal tentang kita yang terjalin
Hanya bisa saling menyalahkan
Yang akhirnya adalah pertengkaran

Ku tak tahu jalan mana yang harus kutempuh
Kudilema dengan keadaan ini
Tak mampu menentukan arah hidupku
Membiarkanmu pergi atau memintamu kembali

Setiap malam adalah kesunyian
Tanpamu dalam setiap deraian air mata
Tiupan angin yang tak hentinya
Mengingatkanku  kenangan indah kita dulu

Mengapa perpisahan ini terjadi
Ketika aku membutuhkan kasihmu
Setahun lebih kita menjaganya
Namun terpisah karena khilaf bicara

Berakhir...
Aku tahu ini sangat pedih
Aku mengerti keadaan ini menyakitkan
Namun ini semua adalah jalan hidup kita
Jalan yang dipilih untuk kebahagiaan

Tak terasa waktu semakin berlalu
Musim bunga  seakan telah usai
Cinta indah dulu semakin berlalu
Kebahagiaan cinta telah usai

Jujur....sebenarnya hatiku ingin kembali
Namun seakan kamu lebih bahagia tanpaku
Entah kamu sendiri atau dengan orang lain
Hanya do’a yang selalu kuberikan
Berharap Tuhan selalu menjagamu

Ketika kamu tak lagi ijinkan
aku menjagamu dengan tanganku

 Bayangan I
Dia memang sempurna
Dialah yang lebih memikat hatimu
Kehadirannya membuat hidupmu lebih berarti
Senyumnya membuat hari-harimu lebih bermakna
Meski dia sosok yang jauh....

Kata-kata indahmu selalu menyertainya
Bahasa cintamu yang sangat dalam lekat menghiasinya
Sebagai penyemangatmu disaat matahari pagi tiba
Walau dia hanya bayangan semu....

Dia sangat teragungkan
Dia  seakan membuatmu telah melupakan duniamu
Dia bagaikan malaikat dihatimu yang tak bisa kau sentuh
Dan aku yang telah terabaikan
Karna aku bukan yang teristimewa

Nuraniku tak mampu menahan amarah
Hati yang tersiksa oleh bara cemburu
Seakan aku tak berarti apa-apa untukmu
Ibarat pohon tempatmu berteduh sejenak
Saat hujan tiba. . . . . . .

Bayangan II
Ketika malam telah tiba
Ketika telah redup cahaya siang
Saat cintamu telah mulai berubah
Tak lagi bersinar seperti bintang...

Sepinya cinta dihatimu untukku
Seakan Aku ada dlm cinta yang sangat hampa
Tak ada lagi cinta seperti dulu
Cintamu telah hilang dibawa bayangannya....

Dialah yang lebih mendamaikan hatimu
Yang selalu ada dalam khayalanmu
Bayangannya tak pernah lepas dari ingatanmu
Berharap dia datang memberi kasih sayang untukmu

Raihlah dia.....
Jangan pernah sia-siakan rasa sayangmu untuknya
Kejarlah anganmu....
Penuh harapanmu untuk bersamanya

Lupakan aku..
Lupakan kita pernah bersama
Hapus semua tentang kita...
Hapus cerita dan kenangan yang pernah kita lalui...


Bayangan III
Ketika aku mencintaimu
Aku ingin kamu selalu bahagia
Namun saat aku tak mampu membahagiakanmu
Aku rela kamu bersama dia jika itu kamu bahagia

Semoga perpisahan ini
Membuat kita mengerti segala yang pernah dilalui
Meski dia hanya sosok bayangan
Walau dia berada pada tempat yang jauh
Namun dialah yang terbaik bagimu
Yang bisa membuat hari-harimu lebih bermakna

Sedangkan aku hanya persinggahanmu
Yang tak kau anggap
Meski aku adalah rupa yang nyata
Yang selalu ada di dekatmu...

Harapan



Harapan Hampa
Hanya terdiam
Saat semua terasa hampa
Termenung menunggu
Ketika semuanya telah hilang

Tak ada lagi impian
Harapan telah sirna
Hancur bersama luka hati
Yang tersisa hanya duka dan air mata

Mengapa kamu harus pergi
Disaat aku sangat mencintaimu
Mengapa perpisahan ini harus terjadi
Menyisahkan luka yang sangat pedih

Aku rindu, sangat merindukanmu
Saat kita bersama membangun istana cinta
Tapi mengapa harus roboh
Hanya karena emosi sementara

Terlalu sederhana yang kuminta darimu
Terlalu mudah untuk kamu pahami
Terlalu mudah untuk kamu mengerti
Aku tak tahu yang kamu pikir
Apa dengan sengaja kamu salah artikan
Dan atau pura2 tidak mengerti tentang itu




Apa Kabar Kau Dan Kekasihmu
Apa kabar kau dan kekasihmu saat ini
Masih ingatkah cerita tentang kita
Dan juga banyak malam yang pernah kita arungi
Ingatkah engkau....

Semua berlalu seakan waktu tak berputar
Mungkinkah kau merindukan aku juga
Kuingin bertemu berbagi cerita lalu
Cerita cinta...
Begitu banyak kenangan indah tentangmu
Tentangku, tentang kita,,

Entah apa yang memisahkan kita dulu
Mungkin emosi jiwa yang sementara saja
Atau kita yang belum mengerti arti cinta
Biarkan semua berakhir
Dan tak tahu siapa yang salah

Aku rela kau dengan kekasihmu saat ini
Mungkin kah kau bahagia
Lupakan semua kisah

Bilakah cintamu takkan berubah
Kuingin kau kembali untukku
Dan takkan terpisah lagi.....




Satukan Aku Dengan nya
Aku tak bisa bohongi diriku
Aku takkan munafik dengan perasaan ini
Hati ini sangat merindukanmu
Sangat ingin tahu keadaanmu saat ini

Bagaimana kabarmu hari ini
Sedang apa dan dimana kamu sekarang
Tidakkah bersama orang lain
Hanya itu yg penuh dipikiranku

Apa mungkin kita akan menyatu lagi
Bersama lagi mengarungi ujian cinta
Yang tak kita mengerti lagi
Mengapa begitu penuh dengan duka

Ku bangga bisa mencintaimu
Kubangga punya kekasih sepertimu
Kutakkan pernah untuk melupakanmu
Tuhan satukan aku dengan nya. . ..